Wed, 24 Jul 2024

Sains, 25 May 2024 07:23 - 1 bulan yang lalu

Berkenalan dengan Sacha Inchi

  • Zola

admin

0 suka
41 dilihat
0 komentar
Sains
image
ilustrasi sacha inchi - KedaiKata | canva.com

Sacha Inchi [Plukenetia volubilis], juga dikenal sebagai kacang Inca atau kacang Inchi, adalah tanaman yang berasal dari hutan Amazon di Peru dan area tropis Amerika Selatan lainnya. Apa saja yang menarik dari tumbuhan ini?

Sacha Inchi telah dikenal dan digunakan penduduk asli selama berabad-abad karena khasiatnya yang luar biasa. Sacha Inchi sering dijuluki sebagai ‘superfood’ karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan manfaat kesehatannya.

 

Tumbuhan Sacha Inchi memiliki beberapa ciri fisik yang khas dan menarik yang membuatnya mudah dikenali:

ilustrasi sacha inchi - KedaiKata 2.jpg

ilustrasi sacha inchi - KedaiKata | canva.com

1. Bentuk Tumbuhan: Sacha Inchi adalah tanaman merambat yang bisa tumbuh hingga ketinggian 2 meter atau lebih. Sebagai tanaman merambat, ia sering memerlukan dukungan atau struktur untuk membantunya tumbuh dengan baik dan memanjang.

2. Daun: Daunnya besar, berbentuk hati, dan berwarna hijau tua. Permukaan daunnya halus dan memiliki tangkai daun yang panjang, yang membantu daun menangkap sinar matahari dengan efisien.

3. Bunga: Bunga Sacha Inchi biasanya berwarna hijau kekuningan dan tidak terlalu mencolok. Bunga-bunga ini berkembang menjadi buah setelah proses penyerbukan.

 

4. Buah: Buah dari Sacha Inchi sangat unik dan merupakan salah satu ciri khas yang paling menonjol dari tanaman ini. Buahnya memiliki bentuk seperti bintang dengan 4-7 segmen atau lobus, yang masing-masing berisi satu atau dua biji. Buahnya berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi cokelat saat matang dan siap dipanen.

5. Biji: Biji Sacha Inchi berukuran sekitar 1-2 cm, pipih, dan berbentuk oval. Biji ini memiliki kulit luar yang keras, dan di dalamnya terdapat biji yang kaya minyak. Biji ini adalah bagian dari tanaman yang paling bernilai, karena kaya akan protein, omega-3, omega-6, dan omega-9.

 

Ciri-ciri fisik ini tidak hanya membuat Sacha Inchi menarik dari segi visual tetapi juga menjadikannya tanaman yang bernilai tinggi dalam industri makanan dan kecantikan, terutama karena biji yang sangat bergizi. Tanaman ini bisa tumbuh di iklim tropis yang hangat dan lembap, membuatnya cocok untuk dibudidayakan di banyak bagian Indonesia dan negara tropis lainnya.

 

Kandungan Nutrisi Sacha Inchi

Biji Sacha Inchi mengandung banyak protein, omega-3, omega-6, dan omega-9. Kandungan protein dalam biji ini cukup signifikan, seringkali mencapai 25-30% dari berat keringnya. Sacha Inchi juga sangat kaya akan asam alpha-linolenic [ALA], jenis asam lemak omega-3. Ini menjadikannya sumber yang sangat baik untuk individu yang mencari alternatif sumber omega-3 selain ikan. Selain itu, biji ini mengandung anti-oksidan, termasuk Vitamin A dan E, yang membantu melawan radikal bebas dan mendukung kesehatan kulit.

 

Khasiat Sacha Inchi

ilustrasi sacha inchi - KedaiKata 3.jpg

ilustrasi sacha inchi - KedaiKata | canva.com

1. Kesehatan Jantung: Kaya akan asam lemak omega-3, Sacha Inchi dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL [buruk] dan meningkatkan kolesterol HDL [baik], yang menguntungkan kesehatan jantung.

 

2. Pengelolaan Berat Badan: Protein dan omega-3 yang tinggi dapat membantu mengendalikan rasa lapar dan mendukung metabolisme yang sehat, membantu dalam pengelolaan berat badan.

Baca Juga: Platypus, Si Cocor Bebek dari Australia

 

3. Kesehatan Kulit: Vitamin E dan omega-3 yang tinggi berkontribusi pada kesehatan kulit, membantu menjaga kelembapan, mengurangi peradangan, dan melindungi kulit dari kerusakan oksidatif.

 

4. Anti-inflamasi: Asam lemak omega-3 adalah agen anti-inflamasi alami yang dapat membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh, bermanfaat bagi mereka yang menderita kondisi inflamasi kronis seperti arthritis.

 

Penggunaan Sacha Inchi

Biji Sacha Inchi biasanya dikonsumsi setelah dipanggang dan bisa dimakan langsung seperti kacang pada umumnya, atau ditambahkan ke dalam salad dan smoothies. Minyak Sacha Inchi, yang diekstrak dari biji, juga populer dan digunakan dalam salad dressing atau sebagai suplemen kesehatan. Serbuk protein Sacha Inchi juga tersedia dan bisa menjadi tambahan yang baik untuk shake protein atau makanan penutup.

 

Negara Penghasil Sacha Inchi

Sacha Inchi secara alami tumbuh di kawasan hutan tropis Amerika Selatan, dengan Peru sebagai produsen utama. Ini karena tanaman ini berasal dari hutan Amazon di Peru dan telah menjadi bagian dari diet tradisional penduduk asli selama berabad-abad. Selain Peru, negara-negara lain di Amerika Selatan seperti Ekuador dan Kolombia juga mengembangkan budidaya Sacha Inchi. Dalam beberapa tahun terakhir, upaya telah dilakukan untuk menanam dan memproduksi Sacha Inchi di negara-negara di luar Amerika Selatan, termasuk beberapa daerah di Asia Tenggara.

 

Penggunaan Sacha Inchi

ilustrasi sacha inchi - KedaiKata 4.jpg

ilustrasi sacha inchi - KedaiKata | canva.com

Sacha Inchi digunakan dalam berbagai cara, terutama berkat nilai gizi yang tinggi:

 

1. Konsumsi Langsung: Biji Sacha Inchi biasanya dikonsumsi setelah dipanggang, serupa dengan kacang lainnya. Mereka populer sebagai camilan sehat karena kandungan protein dan omega-3 yang tinggi.

2. Minyak Sacha Inchi: Minyak yang diekstrak dari biji sangat dihargai karena profil asam lemaknya yang kaya omega-3. Minyak ini digunakan dalam salad dressings, untuk memasak di suhu rendah, atau sebagai suplemen makanan.

3. Produk Kecantikan: Karena kandungan anti-oksidan dan asam lemaknya, minyak Sacha Inchi digunakan dalam produk perawatan kulit untuk melembabkan dan memperbaiki kulit.

 

4. Suplemen: Protein Sacha Inchi dan minyaknya juga dipasarkan sebagai suplemen, terutama bagi mereka yang mencari alternatif non-hewani untuk asam lemak omega-3 dan protein.

Produksi Sacha Inchi di Indonesia

Indonesia, dengan keanekaragaman hayatinya yang luas dan iklim tropis yang cocok, telah mulai mengembangkan budidaya Sacha Inchi. Meskipun belum sebesar di Amerika Selatan, ada peningkatan minat terhadap budidaya Sacha Inchi di Indonesia, terutama sebagai tanaman yang dapat mendukung diversifikasi produk pertanian. Penelitian dan pengembangan sedang dilakukan untuk mengeksplorasi potensi pasar dan manfaat ekonomi dari Sacha Inchi, mengingat permintaan global yang tumbuh untuk makanan super dan produk alami yang kaya nutrisi.

 

Proyek-proyek pertanian di beberapa daerah telah mulai mempromosikan Sacha Inchi sebagai tanaman yang berpotensi tinggi untuk ekspor serta untuk konsumsi lokal. Dengan pendekatan yang tepat, Indonesia bisa menjadi pemain kunci dalam pasar Sacha Inchi global di masa depan.

 

Dengan profil nutrisi yang mengesankan dan beragam manfaat kesehatan, Sacha Inchi terus mendapatkan pengakuan sebagai superfood yang bermanfaat dalam diet sehat dan seimbang. [][Eva Evilia/KK]

 

*penulisan artikel ini dibantu ChatGPT 4

 

Komentar

Belum ada komentar !

Kirim Komentar

Anda belum dapat berkomentar. Harap Login terlebih dahulu