Dulu banyak pria bepergian hanya membawa pakaian ganti, dompet, dan charger. Sekarang semakin banyak cowok mulai memasukkan face wash, sunscreen, sampai parfum kecil ke dalam tas traveling mereka.

Fenomena ini semakin mudah ditemukan terutama di kalangan pria urban. Banyak cowok sekarang mulai sadar bahwa perjalanan jauh, cuaca panas, pendingin ruangan, dan aktivitas luar ruangan bisa membuat kulit cepat kusam dan tubuh terasa tidak segar. Karena itu, membawa skincare kecil saat traveling perlahan berubah dari sesuatu yang dianggap ribet menjadi kebiasaan baru yang terasa normal.

Menariknya, perubahan ini tidak muncul begitu saja. Media sosial, budaya visual, dan gaya hidup modern ikut membuat pria semakin sadar pada penampilan dirinya sendiri. Foto perjalanan sekarang hampir selalu diunggah ke internet, sehingga banyak orang mulai memperhatikan bagaimana wajah mereka terlihat setelah seharian bepergian.

Pengamat budaya pria modern Michael Kimmel pernah membahas bahwa maskulinitas terus berubah mengikuti perkembangan sosial dan budaya. Dalam kehidupan modern, merawat diri tidak lagi otomatis dianggap bertentangan dengan identitas pria, melainkan mulai dipandang sebagai bagian dari menjaga kenyamanan dan kualitas hidup.

Karena itu, membawa skincare saat traveling sekarang terasa lebih seperti kebutuhan praktis dibanding sekadar tren gaya hidup semata.

Baca Juga: Cowok Sekarang Mulai Bawa Tote Bag, Tapi Kenapa Masih Dibilang Nggak Maskulin?

Cowok Modern Mulai Peduli pada Rasa Nyaman, Bukan Sekadar Gengsi

Kalau diperhatikan, banyak pria sekarang mulai lebih terbuka terhadap hal-hal yang dulu sering dianggap terlalu feminin. Perawatan kulit, parfum, menjaga kebersihan wajah, sampai memilih pakaian traveling yang nyaman sekarang semakin sering dibicarakan santai di antara sesama pria tanpa rasa canggung berlebihan.

Perubahan itu terjadi karena gaya hidup modern membuat pria juga menghadapi tekanan fisik dan sosial yang berbeda dibanding dulu. Aktivitas padat, paparan polusi, jam tidur berantakan, dan mobilitas tinggi membuat banyak cowok mulai sadar bahwa tubuh mereka juga perlu dirawat, bukan hanya dipakai terus bekerja.

Selain itu, generasi pria sekarang tumbuh di era ketika penampilan lebih mudah terlihat publik setiap saat. Kamera ponsel ada di mana-mana, media sosial membuat dokumentasi perjalanan terasa sangat umum, dan standar tampil rapi semakin melekat pada kehidupan sehari-hari. Akibatnya, banyak pria mulai ingin tetap terlihat segar meski sedang berada di perjalanan panjang.

Psikolog budaya Dr. Ronald Levant pernah menjelaskan bahwa pria modern perlahan bergerak menuju bentuk maskulinitas yang lebih fleksibel dan tidak terlalu terikat pada stereotip lama. Kebutuhan untuk merawat diri mulai diterima sebagai bagian dari kesehatan personal, bukan ancaman terhadap identitas maskulin seseorang.

Hal itu membuat banyak cowok sekarang tidak lagi terlalu malu membawa skincare sendiri saat bepergian jauh.

Baca Juga: Benarkah Pria Sekarang Makin Peduli Wangi Badan Lebih dari Sebelumnya?

Traveling Sekarang Bukan Cuma Soal Jalan-Jalan, Tapi Juga Soal Menampilkan Diri

Di era media sosial, perjalanan sering tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi saja. Banyak momen traveling sekarang ikut menjadi bagian dari identitas digital seseorang. Orang memotret hotel, makanan, suasana jalan, sampai wajahnya sendiri selama perjalanan untuk dibagikan ke internet.

Situasi itu tanpa sadar membuat banyak pria ikut memperhatikan penampilannya lebih serius dibanding sebelumnya. Ada yang mulai rutin memakai sunscreen karena tidak ingin wajahnya kusam saat liburan. Ada yang membawa parfum kecil agar tetap segar selama perjalanan panjang. Ada juga yang sengaja membawa produk perawatan dasar supaya kulitnya tidak terasa 'rusak' setelah traveling beberapa hari.

Namun di balik semua itu, perubahan ini sebenarnya tidak selalu buruk. Sebagian pria memang mulai lebih sadar bahwa merawat diri bukan hanya soal terlihat keren di depan orang lain, tetapi juga tentang menjaga tubuh tetap nyaman selama bepergian. Perawatan kecil seperti mencuci wajah atau memakai pelembap setelah seharian di jalan kadang memberi rasa segar yang cukup membantu tubuh merasa lebih baik.

Sosiolog Anthony Giddens pernah menyoroti bahwa manusia modern semakin membentuk identitas dirinya melalui gaya hidup sehari-hari, termasuk cara merawat tubuh dan menampilkan diri di ruang sosial. Dalam konteks itu, kebiasaan pria membawa skincare saat traveling menjadi bagian dari perubahan budaya yang lebih besar tentang bagaimana pria modern memahami dirinya sendiri.

Jadi mungkin pertanyaannya sekarang bukan lagi apakah cowok boleh membawa skincare saat traveling. Justru yang mulai terasa biasa adalah ketika semakin banyak pria sadar bahwa menjaga diri sendiri tidak otomatis membuat mereka kehilangan sisi maskulinnya. [][Rommy Rimbarawa/KK]

Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi.