Setelah memimpin persiapan pelantikan 173 pengurus, Biben Fikriana mendapat tanggung jawab memperkuat strategi dan pengembangan organisasi IKA Unpad Kota Bandung.
Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran [IKA Unpad] Kota Bandung periode 2026–2030 di Pendopo Kota Bandung, Minggu [1/11/2026], telah selesai diselenggarakan. Di balik kegiatan yang melibatkan 173 jajaran kepengurusan tersebut, terdapat kerja kolektif panitia yang menghubungkan perencanaan, koordinasi, hingga pelaksanaan acara.
Salah satu tokoh yang terlibat adalah Biben Fikriana, S.Kep., Ners., M.Kep., yang memimpin Steering Committee [SC] atau panitia pengarah. Biben bekerja bersama Arbi Meirano, Ketua Organizing Committee [OC] atau panitia pelaksana, serta sejumlah anggota kepanitiaan yang menangani kebutuhan penyelenggaraan kegiatan.
Bagi Biben, berakhirnya pelantikan juga menandai dimulainya tanggung jawab organisasi yang lebih panjang. Dalam kepengurusan yang dipimpin Dr. Dicky Wishnumulya, S.Sos., M.M., ia dipercaya menjadi Kepala Badan Strategi dan Pengembangan Organisasi [BSPO], sebuah badan yang bertugas mendukung perencanaan dan penguatan kelembagaan IKA Unpad Kota Bandung hingga 2030.
Baca Juga: Bukan Sekadar Pelantikan, IKA Unpad Kota Bandung Bangun Jejaring Talenta dari 173 Pengurus
Dari Kerja Kepanitiaan Menuju Perencanaan Strategis
Dalam penyelenggaraan pelantikan, Steering Committee memiliki peran menjaga keselarasan kegiatan dengan tujuan organisasi. Sementara itu, Organizing Committee menangani persiapan dan pelaksanaan teknis, mulai dari rangkaian acara, koordinasi peserta, kebutuhan tempat, hingga kelancaran kegiatan.
Pembagian tanggung jawab tersebut memperlihatkan pentingnya hubungan antara perencanaan dan pelaksanaan. Keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya bergantung pada gagasan yang disusun sejak awal, tetapi juga kemampuan menerjemahkannya menjadi pekerjaan yang dapat dijalankan bersama.
Menurut siaran pers IKA Unpad Kota Bandung tertanggal 4 November 2026, Biben dan Arbi mendapat dukungan seluruh jajaran kepanitiaan, termasuk kelompok yang dikenal sebagai ‘Tim Satset’. Tim tersebut membantu berbagai kebutuhan persiapan dan koordinasi agar pelantikan dapat berlangsung sesuai rencana.
Pengalaman mengelola kegiatan itu kini menjadi salah satu bekal Biben untuk menjalankan tanggung jawab di BSPO. Berbeda dari kepanitiaan yang memiliki batas waktu penyelenggaraan acara, badan tersebut dituntut mendukung pengembangan organisasi secara berkelanjutan.
BSPO berkedudukan langsung di bawah Ketua IKA Unpad Kota Bandung. Perannya mencakup penyusunan arah strategis, penguatan tata kelola, pengembangan kapasitas organisasi, serta penyelarasan program kerja dengan visi dan misi kepengurusan.
Dengan demikian, tantangan Biben tidak lagi terbatas pada memastikan suatu kegiatan terlaksana. Pekerjaan berikutnya mencakup bagaimana berbagai gagasan dan kompetensi alumni dapat dihubungkan menjadi program yang memiliki tujuan serta ukuran keberhasilan yang jelas.
Baca Juga: Empat Hari Setelah Dilantik, Pengurus IKA Unpad Jawa Barat Langsung Gelar Rapat Pleno
Menghubungkan Potensi Alumni dengan Kebutuhan Masyarakat
Kepengurusan IKA Unpad Kota Bandung periode 2026–2030 menghimpun alumni dari berbagai fakultas, angkatan, dan bidang profesi. Keberagaman tersebut menjadi modal untuk mengembangkan kerja sama, tetapi sekaligus membutuhkan koordinasi agar potensi yang tersedia tidak berhenti sebagai daftar nama dalam struktur organisasi.
Dalam siaran persnya, IKA Unpad Kota Bandung menempatkan penguatan kelembagaan, pengembangan sumber daya alumni, dan kolaborasi lintas profesi sebagai arah kerja BSPO. Badan ini diharapkan membantu membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjaga kesinambungan program.
Pembina Tunggal IKA Unpad Kota Bandung, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM, juga memiliki peran dalam memberikan pertimbangan strategis serta memperkuat nilai integritas, kebersamaan, dan pengabdian. Dukungan pembinaan tersebut diharapkan berjalan seiring dengan kepemimpinan Dicky dan kerja seluruh bidang kepengurusan.
Peluang kerja sama yang terbuka mencakup pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Organisasi juga berencana memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi profesi, serta Pemerintah Kota Bandung.
Hubungan dengan pemerintah daerah telah terlihat dalam pelaksanaan pelantikan. Pemerintah Kota Bandung memberikan dukungan melalui penggunaan Pendopo Kota Bandung beserta fasilitas pendukung kegiatan. Biben, melalui siaran pers organisasi, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut dan berharap hubungan yang terbangun dapat berkembang menjadi kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat.
Meski begitu, pelantikan dan terbentuknya struktur organisasi baru merupakan langkah awal. Efektivitas BSPO nantinya perlu dilihat dari kemampuan menyusun prioritas, mempertemukan kompetensi alumni, serta membantu pelaksanaan dan evaluasi program secara berkelanjutan.
Dengan masa kepengurusan hingga 2030, IKA Unpad Kota Bandung memiliki waktu untuk menunjukkan bagaimana jejaring alumni dapat berkembang melampaui kegiatan silaturahmi. Bagi Biben dan jajaran BSPO, pekerjaan berikutnya adalah memastikan semangat kebersamaan yang terbangun selama pelantikan tidak berhenti ketika acara selesai.
Keberhasilan kepanitiaan dapat dilihat dari terselenggaranya sebuah acara. Keberhasilan pengembangan organisasi membutuhkan ukuran yang lebih panjang: apakah gagasan, kerja sama, dan keahlian para anggotanya benar-benar menghasilkan manfaat bagi alumni, almamater, serta masyarakat. [][Liora Maheswari/PR/KK]