Banyak masyarakat mulai melirik kalender pada pertengahan Januari 2026. Sebuah tanggal di hari Jumat tampak “istimewa” karena berpotensi menghadirkan jeda waktu yang lebih panjang dari biasanya. Bukan tanpa alasan, ada sebuah peristiwa penting yang diperingati pada hari tersebut dan membuat aktivitas kerja serta sekolah berpeluang berhenti sejenak. Jika disandingkan dengan akhir pekan, momen ini bahkan bisa berubah menjadi long weekend yang dinanti.


Pemerintah menetapkan Jumat, 16 Januari 2026 sebagai hari libur nasional dalam rangka peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Ketetapan ini tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.


Dengan jatuhnya libur nasional pada hari Jumat, para pekerja dan masyarakat berkesempatan menikmati libur panjang selama tiga hari berturut-turut, karena libur dapat dilanjutkan hingga Sabtu dan Minggu (17–18 Januari 2026). Momentum ini dinilai memberi ruang bagi masyarakat untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, sekaligus memperdalam nilai-nilai spiritual.


Sejumlah sektor, khususnya pariwisata dan transportasi, diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas seiring dengan adanya long weekend. Sementara itu, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan sebagian besar perkantoran akan menyesuaikan operasional sesuai ketentuan libur nasional yang berlaku.


Sekilas tentang Isra Mikraj dan Maknanya

Isra Mikraj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, ketika Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra), lalu dilanjutkan naik ke Sidratul Muntaha (Mikraj). Dari peristiwa inilah umat Islam menerima perintah salat lima waktu, yang menjadi pilar utama dalam kehidupan beragama.


Hikmah Isra Mikraj tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga sosial. Peristiwa ini mengajarkan tentang keteguhan iman, disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab, nilai-nilai yang relevan bagi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Bagi masyarakat Indonesia yang majemuk, Isra Mikraj juga menjadi momentum memperkuat toleransi, kebersamaan, dan kedamaian.


Di Indonesia, peringatan Isra Mikraj biasanya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, tausiah di masjid, doa bersama, serta peringatan di sekolah dan kantor. Tak jarang, momen ini juga dimanfaatkan untuk refleksi diri dan mempererat hubungan sosial di lingkungan sekitar.


Dengan adanya libur nasional Isra Mikraj pada 16 Januari 2026, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan waktu ini tidak hanya untuk beristirahat, tetapi juga untuk memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. [][Nabil SF/KK]