Perayaan wedding anniversary tidak selalu identik dengan makan malam atau perjalanan pribadi. Di Bandung, sebuah momen pernikahan justru dirayakan lewat olahraga yang sedang naik daun. Dari situ, muncul pendekatan baru dalam melihat hubungan dan gaya hidup.

Perayaan 11 tahun pernikahan Hengky Kurniawan dan Sonya Fatmala diisi dengan penyelenggaraan Padel Couple Tournament, sebuah ajang olahraga berpasangan yang menggabungkan kompetisi dengan gaya hidup sehat. Kegiatan ini digelar di Bumi Pancasona Kota Baru Parahyangan pada Minggu [26/04/2026], melibatkan 28 pasangan peserta.

Turnamen berlangsung dalam format pertandingan cepat yang memanfaatkan empat lapangan padel secara bersamaan. Sistem ini memungkinkan pertandingan berjalan dinamis, sekaligus menjaga ritme kompetisi tetap intens dalam waktu yang relatif singkat.

Dalam beberapa tahun terakhir, padel mulai berkembang pesat di Indonesia. Olahraga ini dikenal sebagai kombinasi antara tenis dan squash, dengan karakter permainan yang lebih mudah diakses oleh pemula. Popularitasnya meningkat seiring tren gaya hidup aktif di kalangan urban.

Baca Juga: Lari Pagi Katanya Menyenangkan, Tapi Kenapa…

Padel dan Pergeseran Gaya Hidup Olahraga Berpasangan

Tidak seperti olahraga individu, padel menuntut kerjasama antar-pasangan. Komunikasi, pembagian peran, dan kepekaan terhadap ritme permainan menjadi faktor penting dalam setiap pertandingan. Dalam konteks ini, olahraga tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga latihan interaksi.

Konsep inilah yang menjadi dasar penyelenggaraan turnamen ini. Hengky Kurniawan menyebut bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang untuk membangun energi dan kualitas hubungan.

"Padel Couple Tournament ini jadi cara kami merayakan kebersamaan dengan sesuatu yang positif. Bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang menjaga energi, komunikasi, dan kualitas hubungan di tengah kesibukan sehari-hari," ujar mantan Bupati Bandung Barat ini.

Selain pertandingan utama, acara juga menghadirkan celebrity exhibition match dan lifestyle talkshow. Kedua aktivitas ini memperluas konteks acara dari sekadar turnamen menjadi ruang interaksi yang lebih luas.

Fenomena olahraga berpasangan sendiri mulai banyak diminati, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara aktivitas fisik dan relasi sosial. Dari sini, olahraga tidak lagi dilihat sebagai rutinitas individu, tetapi sebagai bagian dari kehidupan bersama.

Baca Juga: Proses Fisik yang Tidak Bisa Dipercepat dalam Olahraga

Sport, Lifestyle, dan Ekosistem Baru dalam Aktivitas Urban

Selain aspek olahraga, acara ini juga menjadi ruang integrasi antara aktivitas fisik dan gaya hidup modern. Kehadiran berbagai fitur interaktif seperti skin analyzer menunjukkan bahwa pengalaman acara tidak berhenti di lapangan.

Pengunjung dapat melakukan analisis kondisi kulit secara cepat melalui aplikasi digital, sebagai bagian dari pendekatan personal care berbasis teknologi. Hal ini memperlihatkan bagaimana aktivitas olahraga mulai terhubung dengan kebutuhan perawatan diri.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk soft launching Dermond, brand personal care pria yang dirancang untuk mendukung gaya hidup aktif. Area seperti Dermond Men’s Locker Room dan Refresh Station memberikan pengalaman langsung kepada peserta dan tamu undangan.

Menurut dr. Fajar Arief Noor, gaya hidup aktif membutuhkan dukungan perawatan yang praktis dan relevan.

"Pria saat ini membutuhkan solusi yang praktis dan relevan untuk mendukung aktivitas hariannya, termasuk dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kulit," jelas dokter yang berdomisili di Garut dan jadi co-founder Dermond bersama Hengky Kurniawan ini.

Kehadiran brand dalam konteks olahraga seperti ini menunjukkan pergeseran pola komunikasi. Aktivitas fisik tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem yang lebih luas, mencakup kesehatan, penampilan, dan interaksi sosial.

Acara ini ditutup dengan pertandingan final, hiburan, serta sesi awarding dan networking. Rangkaian ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, sekaligus memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjadi titik temu antara berbagai elemen gaya hidup modern. [][Adrian Damar/KK]

Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi.