Brush makeup terlihat bersih di permukaan. Padahal, sisa produk sering tersembunyi di antara bulunya. Membersihkannya secara rutin bukan hanya soal estetika, tetapi juga kesehatan kulit.
Banyak orang rajin membeli produk makeup baru, tetapi sering lupa merawat alat yang digunakan setiap hari. Brush yang jarang dibersihkan bisa menjadi tempat menumpuknya sisa foundation, minyak wajah, debu, hingga bakteri.
Jika terus digunakan tanpa dibersihkan, kondisi ini dapat memicu masalah kulit seperti pori-pori tersumbat, iritasi, bahkan jerawat. Karena itu, membersihkan brush makeup seharusnya menjadi bagian dari rutinitas kecantikan.
Menurut makeup artist profesional Bobbi Brown, yang pendapatnya pernah dikutip Allure, brush yang bersih membantu hasil riasan terlihat lebih halus dan merata. Produk pun menempel lebih baik pada kulit.
Baca Juga: Makeup No Makeup Look yang Tetap Segar
Mengapa Brush Makeup Perlu Dibersihkan Secara Rutin
Selain menjaga kebersihan kulit, brush yang rutin dicuci juga memiliki usia pakai yang lebih panjang. Sisa produk yang menumpuk dapat membuat bulu brush menjadi kaku dan sulit dibaurkan.
Brush yang bersih juga membantu warna makeup tampil lebih akurat. Pigmen dari penggunaan sebelumnya sering kali tercampur jika brush tidak dibersihkan dengan benar.
Makeup artist Rae Morris, dalam wawancaranya di Harper’s Bazaar, menjelaskan bahwa brush foundation dan concealer sebaiknya dibersihkan lebih sering karena bersentuhan langsung dengan produk cair yang mudah menumpuk.
Baca Juga: Teknik Contour Natural untuk Wajah Sehari-hari
Langkah Membersihkan Brush Makeup dengan Benar
Membersihkan brush sebenarnya tak rumit. Dengan teknik yang tepat, proses ini hanya memerlukan beberapa menit saja.
Basahi ujung bulu brush dengan air hangat. Hindari membasahi bagian ferrule atau sambungan logam karena air yang masuk dapat merusak lem di dalamnya.
Tuangkan sedikit sabun lembut atau brush cleanser di telapak tangan. Banyak makeup artist menggunakan sabun bayi karena formulanya cukup ringan.
Putar brush secara perlahan di telapak tangan hingga sisa makeup mulai larut. Gerakan ini membantu mengangkat kotoran dari sela-sela bulu.
Bilas kembali dengan air mengalir sambil tetap mengarahkan bulu brush ke bawah. Pastikan tidak ada busa yang tertinggal.
Tekan perlahan menggunakan handuk bersih untuk mengurangi air berlebih. Jangan memelintir bulu brush karena bisa merusak bentuknya.
Letakkan brush di atas handuk dengan posisi sedikit miring hingga benar-benar kering. Hindari mengeringkannya dalam posisi berdiri karena air dapat masuk ke bagian pegangan.
Membersihkan brush secara rutin, setidaknya seminggu sekali untuk penggunaan intens, membantu menjaga kualitas alat makeup sekaligus melindungi kesehatan kulit. [][Eva Evilia/KK]
[penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi]