Rutinitas makeup semakin sederhana. Banyak orang mulai mengganti foundation dengan tinted sunscreen. Pertanyaannya, apakah produk ini benar-benar cukup untuk tampilan harian?
Dalam beberapa tahun terakhir, tinted sunscreen menjadi salah satu produk kecantikan yang semakin populer. Produk ini menggabungkan perlindungan tabir surya dengan sedikit warna yang membantu meratakan tampilan kulit.
Bagi banyak orang yang tidak ingin menggunakan makeup terlalu tebal, tinted sunscreen terasa seperti solusi praktis. Cukup satu lapisan tipis, wajah terlihat lebih segar sekaligus tetap terlindungi dari paparan sinar matahari.
Tren ini juga sejalan dengan perubahan cara banyak orang memandang makeup. Tampilan kulit yang natural kini lebih disukai dibanding lapisan produk yang terlalu berat.
Tinted sunscreen pada dasarnya adalah sunscreen yang diberi pigmen warna ringan. Fungsinya tetap sama seperti tabir surya biasa, yaitu melindungi kulit dari sinar ultraviolet, tetapi dengan tambahan efek meratakan warna kulit.
Menurut dermatolog Dr. Shereene Idriss yang dikutip dari Allure, tinted sunscreen sering menggunakan pigmen berbasis mineral seperti iron oxide yang dapat membantu melindungi kulit dari paparan cahaya tampak atau visible light.
Pigmen tersebut juga membantu menetralkan kemerahan atau warna kulit yang tidak merata. Hasilnya memang tidak sekuat foundation, tetapi cukup untuk memberikan tampilan kulit yang lebih rapi.
Karena teksturnya biasanya ringan, tinted sunscreen juga terasa lebih nyaman dipakai dalam cuaca panas atau lembap. Inilah alasan produk ini cukup populer di negara beriklim tropis.
Untuk aktivitas harian yang santai, tinted sunscreen seringkali sudah memadai. Produk ini dapat memberikan perlindungan matahari sekaligus membuat wajah terlihat lebih segar tanpa perlu banyak langkah tambahan.
Namun, ada beberapa kondisi ketika tinted sunscreen mungkin tidak cukup jika digunakan sendirian. Misalnya saat seseorang membutuhkan coverage lebih tinggi untuk menyamarkan noda, bekas jerawat, atau warna kulit yang sangat tidak merata.
Dalam situasi seperti itu, tinted sunscreen biasanya digunakan sebagai base sebelum concealer atau produk complexion lain. Cara ini tetap mempertahankan tampilan ringan tanpa membuat makeup terasa terlalu tebal.
Banyak penata rias juga menyarankan untuk tetap memperhatikan jumlah pemakaian sunscreen. Agar perlindungan maksimal, produk perlu diaplikasikan dalam jumlah yang cukup, meskipun teksturnya ringan.
Tinted sunscreen dapat menjadi pilihan praktis bagi mereka yang menginginkan rutinitas makeup sederhana. Dengan kombinasi perlindungan kulit dan sentuhan warna ringan, produk ini membantu menciptakan tampilan wajah yang lebih segar untuk aktivitas sehari-hari. [][Eva Evilia/KK]
[penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi]