Jaringan alumni Unpad di Jawa Barat telah bergerak di berbagai daerah. Tantangannya kini bukan memulai aktivitas, melainkan menghubungkan kekuatan yang selama ini berjalan sendiri-sendiri.

Musyawarah Provinsi [MUSPROV] IKA Unpad Jawa Barat 2026 yang akan digelar pada 18 Oktober 2026 membawa agenda pembentukan Pengurus Provinsi IKA Unpad Jawa Barat. Kehadiran kepengurusan tingkat provinsi dinilai penting untuk menghubungkan jejaring alumni yang telah tumbuh di sejumlah kabupaten, kota, dan kawasan di Jawa Barat. 

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IKA Unpad, Yhodhisman Soratha, menyebut Jawa Barat mempunyai posisi strategis karena merupakan wilayah tempat Universitas Padjadjaran berdiri. Saat ini, IKA Unpad telah mempunyai 16 kepengurusan tingkat provinsi di berbagai wilayah Indonesia, sementara kepengurusan di Jawa Barat telah berkembang antara lain di Kota Bandung, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Ciayumajakuning, serta Cibandar. 

Menurut Yhodhisman, potensi jejaring alumni di Jawa Barat juga besar karena banyak tokoh dari berbagai bidang mempunyai hubungan dengan Unpad. Pembentukan Pengprov karena itu diharapkan tidak berhenti pada struktur organisasi, tetapi dapat mempercepat penguatan kepengurusan di kabupaten dan kota. Pada saat yang sama, jejaring tersebut diharapkan memperluas kontribusi alumni bagi pembangunan Jawa Barat. 

Baca Juga: MUSPROV IKA Unpad Jawa Barat 2026 Jadi Langkah Awal Konsolidasi Alumni Tingkat Provinsi

Aktivitas Sudah Berjalan, Jejaring Belum Sepenuhnya Terhubung

Kebutuhan terhadap koordinasi tingkat provinsi salah satunya dirasakan alumni di kawasan Cibandar [Ciamis, Banjar, dan Pangandaran]. Pengurus IKA Unpad Cibandar, Hendar Suhendar, mengatakan alumni di kawasan tersebut telah menjaga silaturahmi dan menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Namun hubungan struktural antardaerah maupun dengan Pengurus Pusat masih dinilai belum optimal. 

“Penting untuk membangun jejaring struktural alumni berdasarkan daerah, bukan hanya berdasarkan fakultas atau jurusan. Pengprov IKA Unpad orientasinya adalah daerah,” kata Hendar. Ia berharap MUSPROV juga menghasilkan pedoman organisasi yang memperjelas hubungan antara Pengprov, komda, dan Pengurus Pusat. 

Ketua IKA Unpad Cibandar, H.M. Soekiman, menambahkan bahwa modal kebersamaan di daerah sebenarnya telah terbentuk. Sejumlah kegiatan telah dilakukan, mulai dari rehabilitasi rumah tidak layak huni, pengobatan gratis, penanganan ODGJ, hingga pembagian sembako dengan menggandeng lembaga lain. Menurutnya, keberadaan kepengurusan provinsi diharapkan dapat semakin menyatukan alumni dan memperbesar kekuatan untuk menjalankan berbagai kegiatan.  

Gambaran serupa terlihat di Tasikmalaya. Ketua IKA Unpad Tasikmalaya, Basuki Rahmat, melihat persoalan utamanya bukan ketiadaan aktivitas, melainkan berbagai potensi alumni yang belum terkoneksi. Alumni di wilayah tersebut berasal dari beragam profesi, mulai dari dokter, PNS, guru, dosen, praktisi hukum, wirausaha, petani, hingga pelaku UMKM. 

Baca Juga: IKA Unpad akan Gelar Seminar Kebebasan Finansial, Ajak Calon Pensiunan hingga Publik Menjadi Wirausaha Mandiri

Pengprov Diharapkan Menjadi Simpul Kolaborasi Daerah

Basuki melihat kepengurusan provinsi dapat menjadi simpul yang mempertemukan kekuatan tersebut dengan potensi alumni dari daerah lain. Koordinasi di tingkat Jawa Barat dinilai dapat memperkuat program pengabdian masyarakat, seperti layanan kesehatan terpadu, penanganan bencana, pengembangan UMKM, hingga pendampingan pendidikan. “Kontribusi kami di Tasikmalaya sudah ada, tetapi dengan koordinasi provinsi, dampaknya bisa berlipat ganda dan lebih terukur,” kata Basuki. 

Keterwakilan daerah juga menjadi perhatian menjelang MUSPROV. Basuki berharap struktur Pengprov nantinya memberikan ruang kepada alumni dari berbagai wilayah Jawa Barat, termasuk Priangan Timur. Sistem komunikasi serta basis data alumni yang terintegrasi juga diharapkan dapat dibangun untuk memperkuat hubungan antardaerah. 

MUSPROV IKA Unpad Jawa Barat 2026 mengusung tema “Bersama Membangun, Menyatukan Alumni, Menguatkan Almamater.” Forum yang akan berlangsung di Bandung pada Minggu, 18 Oktober 2026, tersebut menjadi bagian dari inisiasi pembentukan Pengurus Provinsi IKA Unpad Jawa Barat sekaligus ruang konsolidasi alumni dari berbagai wilayah.  

Bagi Yhodhisman, momentum tersebut diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi alumni Unpad yang berdomisili maupun beraktivitas di Jawa Barat. Dengan jejaring yang lebih terhubung, kontribusi yang sebelumnya tumbuh di masing-masing daerah diharapkan dapat bergerak sebagai kekuatan bersama. Orientasinya bukan sekadar memperbesar organisasi, melainkan memperkuat peran alumni bagi masyarakat Jawa Barat.  [][Liora Maheswari/PR/KK]